Pemanfaatan Candi Muara Takus, Kampar-Riau

Aktivitas manusia yang berkaitan langsung dengan lingkungan kerap dicap memberi dampak negatif; dari tindakan vandalisme hingga upaya destruktif, secara sembunyi-sembunyi hingga terang-terangan, oleh diri sendiri hingga sehimpunan orang, dengan ujung jari hingga mesin-mesin canggih, segalanya tak lebih dikuasai tendensi dan ambisi tertentu. Tak dinyana, indikasi semacam ini tentunya akan meresahkan,…

Dimuat HALUAN Rumah Gadang, tidak hanya menjadi identitas masyarakat Minangkabau yang sarat akan makna dan filosofi, namun juga menjadi salah satu bentuk sumber daya budaya yang memiliki signifikansi; dari sisi arsitektur, teknis struktur, maupun lansekap wilayah. Kekhasan yang ada pada Rumah Gadang menjadi representasi pencapaian manusia pada masa silam dalam…

Dimuat Padang Ekspres, 7 Agustus 2018 || Penelitian merupakan salah satu bentuk Pengembangan Cagar Budaya, selain dari adaptasi dan revitalisasi. Berpedoman kepada Undang-undang No 11 tahun 2010 tentang Cagar Budaya, Penelitian didefinisikan sebagai kegiatan ilmiah yang dilakukan menurut kaidah dan metode yang sistematis untuk memperoleh informasi, data, dan keterangan bagi kepentingan pelestarian…

Tayang TVRI Nasional, 14 Juli 2018 || Tak banyak yang tahu, Pulau Basing di Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau, ternyata memiliki potensi sejarah dan tinggalan arkeologis terkait dengan peninggalan Kerajaan Melayu Riau Lingga. Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Sumatera Barat yang memiliki wilayah kerja Provinsi Sumatera Barat, Riau dan Kepulauan…

Dimuat Haluan, 27 Mei 2018 || Penelitian merupakan salah satu bentuk Pengembangan Cagar Budaya, selain dari adaptasi dan revitalisasi. Berpedoman kepada Undang-undang No 11 tahun 2010 tentang Cagar Budaya, Penelitian didefinisikan sebagai kegiatan ilmiah yang dilakukan menurut kaidah dan metode yang sistematis untuk memperoleh informasi, data, dan keterangan bagi kepentingan pelestarian Cagar…

Dimuat Padang Ekspres, 4 Maret 2018 || Pemanfaatan tinggalan berbahan batu dalam bentuk pelaksanaan aktivitas di lingkup objek secara tidak langsung akan rentan memengaruhi keterawatan objek secara fisis. Tindak pemanfaatan harus diiringi dengan upaya-upaya pelestarian, khususnya lebih intensif pada langkah-langkah perawatan dan pemeliharan. Mengingat, secara pembentuk material, objek berbahan batu…

Dimuat Padang Ekspres, 31 Desember 2017 || Apatis pada lingkungan adalah sebuah celaka besar bagi para pegiat film. Pada hakikatnya film yang bermutu bukan semata pada penguasaan sinematografi yang andal, memiliki kru yang solid dan profesional pada segala sisi teknis produksi, penyajian struktur penulisan skenario yang apik, namun roh sebuah…

Dimuat Padang Ekspres, 17 September 2017 || Perkembangan artefak berbahan batu pesat terjadi pada periodesasi prasejarah. Pada masa inilah manusia berada pada fase menemukan material alam menjadi kebudayaan. Dari ketersediaan bahan, manusia mampu berdaya upaya menciptakan wujud benda yang tak semata memiliki bentuk dan fungsi. Lebih dari itu, terdapat nilai adiluhung pencapaian manusia…

Dimuat HALUAN, 24 Agustus 2017 || Menapaktilasi perjuangan rakyat Indonesia menuju kemerdekaan. Masa yang dilalui rakyat Indonesia senatiasa diwarnai oleh tindak-tanduk yang sarat akan kecamuk, baik dari segi fisik maupun nonfisik, moril serta materiil, dalam upaya terbebas dari belenggu imperialisme. Sungguh, penjajahan teramat sangat menyengsarakan. Rakyat menjadi korban, pelbagai bidang:…

Teaterikal kolosal persembahan dari Kodim 0307 Tanah Datar bekerjasama dengan Balai Pelestarian Cagar Budaya Provinsi Sumatera Barat, Riau dan Kepulauan Riau. Sebuah karya teaterikal perjuangan kemerdekaan dengan mengangkat tema Pemerintah Darurat Republik Indonesia di Sumatera Barat. Dengan judul: “Jalan Terjal Kemerdekaan, YBJ-6 Penyambung Nadi Bangsa” Dipentaskan secara kolosal melibatkan ratusan orang di Lapangan…

Dimuat Padang Ekspres, 4 Juni 2017 || Paradigma lama kerap mengidentikkan objek Cagar Budaya dipandang sebagai sebentuk tinggalan berusia tua yang lama-kelamaan rapuh dikikis waktu. Dalam asumsi banyak orang objek Cagar Budaya akan lekat dengan kesan kuno, diselimuti debu atau pada setiap sudut bangunan Cagar Budaya, misalnya, akan ditemukan jeratan…

Dimuat Padang Ekspres, 12 Mei 2017 || Penelitian merupakan salah satu bentuk Pengembangan Cagar Budaya, selain dari adaptasi dan revitalisasi. Berpedoman kepada Undang-undang No 11 tahun 2010 tentang Cagar Budaya, Penelitian didefinisikan sebagai kegiatan ilmiah yang dilakukan menurut kaidah dan metode yang sistematis untuk memperoleh informasi, data, dan keterangan bagi kepentingan pelestarian…

https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpcbsumbar/hilmar-farid-pembangunan-kebudayaan-ada-pada-masyarakat-pemerintah-memfasilitasi/ Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Hilmar Farid, Senin (24/4/2017) mengunjungi Aula Kantor Balai Pelestarian Cagar Budaya (BCPB) Sumatera Barat dalam rangka Diskusi Budaya. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari kunjungan kerja Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ke Sumatera Barat, 23-24 April 2017. Acara yang dimoderatori langsung oleh Kepala BPCB…

Dimuat Singgalang, 13 November 2016 || Eksistensi Cagar Budaya kian hari secara langsung maupun tidak langsung beransur-ansur mengalami pengikisan. Baik dalam artian fisik maupun nilai-nilai yang dimilikinya. Fenomena demikian kerap ditemukan, utamanya pada daerah-daerah yang mulai berkembang. Pesatnya kemajuan dan perkembangan suatu wilayah kerap diidentikkan dengan semakin giatnya pembangunan fisik…

https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpcbsumbar/bpcb-sumbar-gandeng-msi-gelar-seminar-sejarah/ Sabtu (29/10) telah digelar seminar “Penulisan Sejarah Minangkabau dan Masalah Penulisannya”. Kegiatan yang diselenggarakan di Benteng  Van der Capellen yang juga difungsikan sebagai Kantor Dinas Budparpora Kabupaten Tanah Datar ini menghadirkan empat narasumber: Drs. Nurmatias (Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya Sumatera Barat, Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan),…