Dimuat Rubrik Seni-Budaya, Padang Ekspres, 8 April 2013 || difusikan dengan nada hingga kemudian menjadi seutuh lagu. Sejatinya, permasalahan-permasalahan tersebut bisa bersumber dari mana saja, entah itu konflik yang terjadi di luar tubuh (eksternal) atau konflik batin yang timbul di sukma (internal) si pencipta lagu  itu sendiri. Di sinilah musikalitas…

Perempuan Ransel

Februari 11, 2013

Dimuat Radar Surabaya, Minggu 11 Februari 2013 || Entahlah, mengapa aku begitu senang melihat perempuan itu mengundang ransel. Aku menyukai punggungnya yang tegar, dan aku gemar memandanginya—meskipun ransel itu terlihat terlalu berat dibebankan kepadanya dan itu bukan pemandangan yang semestinya tidak indah. Perempuan itu tidak kelihatan kasar, bukan seperti perempuan-perempuan…

Lubang di Kepala Tagok

Februari 3, 2013

Dimuat Singgalang Minggu, 3 Februari 2013 || lari darinya. Saat orang itu hendak berjalan tetapi ada Tagok di jalan itu, lantas orang tadi bakal memutuskan kembali atau memilih jalan lain. Rasa takut dan malas jika berurusan dengannya. Namun, hal itu tidak dirasakan anak-anak sekitar. Mereka senang mengganggu Tagok. Kadangkala gangguan…

Kebaikan Sahabat Kucing

Januari 27, 2013

Dimuat Lampung Post, Minggu, 27 Januari 2013 || “Ayo kita main,” ajak Pipit Putih. “Ayo,” sahut Pipit Cokelat. Kedua pipit mengepakkan sayapnya. Mereka terbang tinggi sekali. Hingga suatu ketika mereka mendarat di sebuah ranting pohon. Daun-daun pohon yang tumbuh dengan lebat di sekitaran ranting membuat kedua pipit merasa terlindungi dari…

Kota Mulut

Januari 6, 2013

Dimuat Haluan Minggu, 6 Januari 2013 || Di kota yang disekujur kasur para penghuninya tum­buh duri ini, aku senantiasa menikmati kehidupanku. Bukan sekelihatan badan saja, sekedalaman jiwa pun turut larut dalam kehidupan yang melompat-lompat ini. Begitulah aku mengenal tiap sudut kandang sendiri. Setelah aku dewasa, aku kian menyadari bahwa inilah kota…

Perangai Pintu

Desember 30, 2012

Dimuat Singgalang Minggu, 30 Desember 2012 || Pak Rampai kelimpungan. Sekalian jenis perkakas sudah dicobainya satu-satu buat mengupak pintu rumahnya. Pintu itu, pintu kayu yang disingkap dan disahap saban hari. Pintu yang membuat Pak Rampai dan Bu Rampai dapat masuk ke rumah yang sedang elok lapangnya, dan dapat keluar untuk…

Celana Dalam Jahit Perca

November 12, 2012

Tayang di okezone.com, 12 November 2012 || AKU tak habis pikir, apa yang terjadi padanya senantiasa tak akan lepas dari kepentingan orang-orang di sekitarnya. Mereka begitu menginginkan baju kurung, basterop, bajang, belah bakung, seroja, pesak sebelah, kepok, kemeja buntung, jas katak, kelepak, kain panjang, telekung, handuk, kutang, lebih-lebih yang satu itu:…

Dimuat Tabloid BOLA, Kamis, 4 Oktober 2012 || Menapak tilas berdirinya salah satu stadion tertua di Indonesia: Stadion Sriwedari, yang kini berganti nama menjadi Stadion R. Maladi. Tahun 1932, di Surakarta, pada masa itu atlet sepak bola bumiputra hanya bisa bermain di lapangan Alun-alun Kidul. Mendapati perlakuan yang dirasa tidak…

Bayang-bayang Anggung

September 2, 2012

Dimuat Singgalang Minggu, 2 September 2012 || Anggung duduk bersehadap meja kayunya, tepat di bawah temaram lampu togok yang mulai lindap menyisakan beberapa tetes lagi minyak tanah. Kedua sikunya bertelekan di bibir meja. Ia sedang menulis surat. Pangkal pena dawat hitamnya ia patuk-patukan di atas meja. Sehingga, di malam yang…

Salju Hitam

Juli 15, 2012

Dimuat Singgalang Minggu, 15 Juli 2012 || Sungguh, pagi ini, aku merasakan dingin yang berlebihan. Mantel tebal dan kupluk berbulu domba agaknya tak mampu menghangatkan udara kota Milan yang kian menuju titik terendah. Aku merasa semakin damai saat berdiam diri di dalam kamar, sembari mendengarkan alunan Fur Elise-nya Beethoven dari pemutar…

Dimuat Singgalang Minggu, 10 Juni 2012 || Peri siang sukses besar mengamputasi langkah. Ah! sungguh, hidup terasa semakin membosankan. Lebih damai bermalas-malasan di dalam kamar. Rebahan di empuknya kapuk. Berpasrah di hadapan baling-baling yang rajin berputar. Aku merasa menjadi raja yang dikipasi ajudan di kiri-kanan dengan sebentuk bulu-bulu lebar. Aku…

Mulki Pecatur Cilik

Mei 6, 2012

Dimuat Padang Ekspres Minggu, 6 Mei 2012 || Siang yang begitu cerah. Mulki dan kawan-kawannya tengah dalam perjalanan pulang sekolah. Tiba-tiba saja langkah mereka terhenti di dekat persimpangan jalan. Pandangan mereka tertuju pada secarik kertas putih yang tertempel di tembok dekat simpang. “Wah minggu depan ada pertandingan catur sekelurahan. Kamu…

Anak Amak

April 22, 2012

Dimuat Singgalang Minggi, 22 April 2012 || Di anak tangga sebuah rumah kayu, seorang perempuan tua duduk berjuntai sembari memain-mainkan tangannya. Ia sedang memasang kancing baju pramuka SD anaknya. Dua buah kancing tanggal saat kemarin anak lelakinya berkelahi di rumah sekolah, di muka guru pula, ketika Pak Buyuang menerangkan pelajaran…

Dimuat Padang Ekspres Minggu, 15 April 2012 || Nek Idah memunggung, kemudian tersenyum. Matanya berpura-pura ikut dalam kesedihan orang-orang berkerudung hitam yang berkerumun di lapaknya. Ya, hanya kepura-puraan belaka. Karena sungguh di dalam hatinya, Nek Idah sedang mendendangkan genderang kebahagiaan. Bagaimana tidak. Beberapa hari ini bunga rampai dagangannya laris manis. Berbondong…

Jambu yang Paling Mahal

Maret 11, 2012

Dimuat Padang Ekspres Minggu, 11 Maret 2012 || Dia masih khusyuk dengan segala apa yang menarik minatnya. Dia tak akan lupa pada sapa yang berkala datang dan muncul dalam sergap mendadak. Sebenarnya, bukanlah petuah orang lama tentang sapa atau tegur yang menjadi ciri orang kita, terkenal nian ramah-tamahnya. Bahkan ini…

Mbok Nyeret

Maret 4, 2012

Dimuat Singgalang Minggu, 4 Maret 2012 || “Jangan kau datangi lagi tempat ini. Kau bukan kudidik untuk menjadi pendekar cengeng,” “Tapi Mbah, aku ingin lebih memantapkan ilmu kanuraganku.” Tak ada jawaban dari betina tua itu. Wajahnya yang tua makin tampak tua saja. Ditambah lagi kerut masygul di jidat yang dia…

Pohon Mangga Kakek

Januari 15, 2012

Dimuat Singgalang Minggu, 15 Januari 2012 || “Celaka! Hampir saja aku kembali diperlakukan macam macan peliharaannya. Seenak perut saja dia mempermainkan aku seperti itu. Memang pikirnya aku tak punya hati!” Seorang bocah berlari tergopoh-gopoh dengan birama nafas tak tentu. Peluh deras membasahi keningnya yang lebar, kemudian menetes menuju kaus hitam…

Perempuan Peluru

Desember 11, 2011

Dimuat Padang Ekspres Minggu, 11 Desember 2011 || Perempuan itu berdiri paling depan dari kerumunan masa yang mengangkat tinggi kertas-kertas dan spanduk besar dengan tulisan beragam. Di kanan tangannya seperti sebuah corong yang dililit kabel dengan ujung segi empat segenggam, ia dekatkan ke bibir tipisnya yang menarik. Meneriakkan kata-kata hujatan.…

Harta Karun Rimbo Pato

November 20, 2011

Dimuat Singgalang Minggu, 20 November 2011 || “Ah, sudahlah Ponai. Berapakali ku bilang, mana mungkin ada harta karun di tempat ini. Untuk apa kau percayai mimpimu itu. Imajinasimu terlalu tinggi membumbung dan akhirnya kau terjebak sendiri di dalamnya. Sudahlah, ayo kita pulang.” Tak ada tanggapan, bocah tak berbaju itu malah…